Subscribe Us

header ads

Revolusi dalam Diam|Islam Agama Aksi | Alwi Sahlan

Oleh : Alwi Sahlan

DIAM KUNCI SUKSES 
Awwalul Ilmi As-shomtu (أول الإلم الصمت)
Memang ada benarnya pendapat ulama terdahulu, bahwa diam memang kunci kesuksesan. Diam dimaksud di sini adalah diam menepekuri diri dan alam. Diam dalam arti stuck uzlah menyepi dan mengosongkan pikiran serta perhatian dari hal hal lain yang dapat mengganggu konsentrasi..
Konsentrasi ini teramat penting dalam hal apapun di dunia ini, seorang pelajar tidak akan mampu menangkap apa yang dikatakan oleh sang guru untuk menerima ilmu secara optimal jika sang anak tidak mendayagunakan seluruh potensi hati, jiwa, dan pikiran untuk fokus menangkap pesan kalam dari sang guru..

Makanya dikatakan oleh Imam Sufyan Assaury, seorang mujtahid agung yang wafat pada th 161h sbb : 

أول العلم الصمت  الثانى السماع الثالث العمل به والرابع نشره وتعليمه
"Permulaan ilmu adalah diam, kemudian menyimak, menghafalkan. Ketiga mengamalkan, keempat menyebarkan dan mengajarkannya."
Diam itu selain sebagai syarat awal untuk memudahkan menanggok ilmu dari sang guru, yang kedua diam itu juga merupakan adab dalam menuntut ilmu, selain itu diam juga merupakan perhiasan para anbiya solihin, para ulama dan para rasul yang diamnya mereka adalah diam bermakna ketawadhuan berbeda dengan kita penuntut ilmu diamnya kita justru untuk menutupi kejahilan atau kebodohan kita di depan guru kita.. 


DIAM CIRI IMAN, DIAM ADALAH AKSI !

من يؤمن بالله واليوم الٱخر فليقل خيرا أو ليصمت
"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir Hendaklah ia berkata baik atau diam." 

Di sinilah pentingnya diam. Diam bukan berarti bodoh, diam bukan berarti gaptek. Diam adalah ciri orang yang punya marwah dan kedudukan tinggi, diam adalah manifesto akhlak orang yang beriman, diam adalah kunci pembuka ilmu, diam adalah warisan para nabi. Diam di hadapan orang tak berilmu juga adalah jawaban itu sendiri bahwa anda enggan menambah dosa lisan akibat jidal dan debat kusir. 
ترك الجواب على الجاهل جواب

Diam di era post modern dan disrupsi di mana informasi sedemikian ramai dan massif ketika sulit dibedakan mana fakta dan hoax, anda akan selamat dari kejahatan lidah di mana semua anggota tubuh kelak dimintai pertanggung jawaban di akhirat kelak, anda adalah orang yang ringan dalam timbangan mizan dan tuntutan. Diam adalah menjaga komentar dan hanya berkata yang baik agar tidak menyakiti lawan bicara, itulah akhlak sesungguhnya.

Maka Tuhan akan mengangkat derajat anda ketika anda dicap bodoh oleh manusia sok tau dan angkuh. Disitulah akan nampak anda itu legowo, tawadhu dan prestisius, bahwa anda kharismatik dan berharga.  
Diam adalah kunci dan solusi, karena ia adalah sikap yang berawal dari keteguhan hati orang yang beriman.. 
Bagi para pemimpin diam adalah aksi, "anjing menggonggong kafilah berlalu". Tunjukkan dedikasi anda terhadap negeri ini. Diam bukan berpangku tangan tak melakukan apa apa, namun diam yang progresif dan dinamis menjadi tolok ukur bahwa anda beriman kepada Allah dan hari akhir. 
Mantapkan tekad teguhkan niat..
Revolusi transenden diperlukan agar aksi di ranah sosial tidak kering akibat nir spiritual, yang membuat orang limbung dengan dunia, kehilangan jati diri sebagai manusia seutuhnya. Revolusi bukan berorientasi materi tapi berorientasi akhirat. Jadilah anda orang yang berjuang tanpa pamrih, namun pamrih mengharap keridhaanNya. Di situlah sumber energi sejati yang bersumber dari keimanan spiritual kepada Allah dan Hari Akhir. Orang yang orientasinya untuk akhirat tidak akan merugikan orang lain dan selalu berhati hati dalam berbicara, bersikap dan bertindak. Karena dia sadar, di atas dia masih ada Tuhan yang selalu melihat dan mengawasi segala gerak gerik, ada malaikat yang selalu mencatat amal perbuatan. 

REVOLUSI PARA NABI | DALAM DIAM ADA DINAMIKA.
Diam bukan berarti bahwa ketika ada kemunkaran kita diam, ada kesalahan dan penyimpangan serta kezaliman lain kita diam. Memang itu selemah lemahnya iman, tapi bukan berarti kita harus tetap stuck dan diam. namun tetap berusaha. Karena dalam diam ada kerja. Maka para nabi mencontohkan progresifitas dalam diam. Diam bukan hanya dalam lingkup menjaga lisan, menjaga perasaan orang lain agar tidak tersinggung yang memang merupakan adab.

Dalam sejarah agama, hampir semua nabi itu menempuh sikap diam.  diamnya diam ada yang menyendiri meminta hidayah, jika tidak mau dianggap frustasi, ada yang tidak mau tercemar. Namun yang   dicontohkan nabi agung saw diamnya adalah menyusun kekuatan yang berawal dari mekkah untuk meraih kemenangan ke madinah. 

Strategi perang gerilya. Hit and run merupakan cara ideal. Pukul di saat yang tepat(hit and run) dicontohkan oleh nabi Daud ketika melawan raksasa goliath yang berbadan besar dan kekar.  Daud as adalah contoh yang tepat dalam strategi hit and run yaitu memukul di saat yang tepat. 
Diamnya para pemuda ashabul kahfi karena menghindari diri dari penyimpangan akidah juga ideal diterapkan pemuda pemudi milenial.

 Jika diamnya para pemuda ashabul kahfi lari dari kejaran penguasa zalim dengan cara mengasingkan diri ke goa, maka para pemuda milenial masa kini perlu membentengi diri dengan menyibukkan diri dengan ibadah dan membentengi diri uzlah di goa keimanan dari kejaran kejahatan globalisasi media yang menjungkir balikkan identitas budaya positif menjadi budaya hedonis dan permisif. Di sinilah pentingnya pendidikan spiritual dan kebangsaan bagi pemuda milenial agar tidak terjerat budaya tanpa identitas yang menerobos masuk secara masif ke ruang pribadi melalui hp dan gadget masing masing, sehingga peran pendidikan diambil alih oleh mbah gugel, yutub dan apk serupa. 
 Berikan edukasi kepada anak dan pemuda agar bisa membedakan mana yang layak dan mana yang tidak layak, mana baik dan mana buruk, mana yang patut dicontoh dan mana yang tidak.  Tanamkan kesadaran tersebut bersamaan dengan pendampingan secara berkesinambungan. Jangan lelah, jengah dan lengah. Hindari munculnya generasi lemah iman, lemah mental, lemah kesadaran berbangsa dan beragama, yang tak tenggang rasa dan toleran terhadap perbedaan. 

 Lakukan perubahan dari hal terkecil, perbuatan sekecil apapun sangat bermakna dalam dinamika hidup orang banyak. 

Diam tidak riya dan mengungkit pemberian  karena akan membatalkan pahala sedekah dan pemberian : 
لا تبطلوا صدقاتكم بالمن والأذى
"Janganlah kau rusak pahala sedekahmu dengan menyebut pemberian dan mencela orang yang diberi."

Inilah bagian dari revolusi diam sebagai awal perubahan dari hal hal kecil.

Tunjukkan bahwa anda sangat berharga !
فإذاعزمت فتوكل على الله

Tawakal di awal adalah manifestasi diam yang progresif dan dinamis. Lakukan perubahan dengan ilmu diam!

Salam.. Rabu, 24/02/2021

Diam adalah sukses !
#Wallohu A'lam Bisshowaab..!

Pena : Alwi Sahlan 
Pegiat sosial pendidikan
Alumni Magister PPkn STKIP Arrahmaniyah Depok Jabar